Sajak Rembulan
Aku
mengagumi rembulan
Meski
tak setiap malam aku menatapnya
Terkadang
aku lupa untuk sekedar menengok ke jendela saat di bilik peraduan
Terkadang
akupun lupa untuk sekedar menengadah ke atas saat malam dalam perjalanan
Tapi,
hadirmu dapat selalu aku rasa
Dengan ataupun tanpa menyapa
Aku tahu
Rembulan
tak pernah lelah berhenti menyinari
Memberikan
sinar terbaik yang Allah titipkan padanya
Meskipun
tak semua orang menyadari dan mensyukuri
Cinta yang Allah berikan melalui sinar-Nya
Cinta yang Allah berikan melalui sinar-Nya
Melaluimu
aku belajar
Belajar
untuk peka terhadap apa yang ada di sekelilingku
Belajar
untuk bersyukur dengan apa yang Allah hadirkan
Aku
percaya
Rembulan tak pernah meminta agar semua mata yang memandang mengaguminya
Rembulan tak pernah meminta agar semua mata yang memandang mengaguminya
Ia
hanya taat dengan apa yang telah Allah tuliskan padanya
Sebab,
membuat setiap mata yang memandang tersenyum saja, itu sudah dari cukup
Depok,
7 November 2015

Komentar
Posting Komentar