Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakaatuh. Puji syukur yang tak terkira senantiasa tercurah ke hadirat Allah Azza wa Jalla. Alhamdulillahirabbil’alamiin, Selasa pekan ini “02 April 2012” terasa lebih istimewa dari sebelum-sebelumnya, mengapa?? Yupz… hari ini saya mendapatkan nama hijrah, pemberian Ustadz Imam Syah Rabbani. Ucap syukur tak terkira saya panjatkan, sebab nama hijrahnya amat cantik nan elok di dengar, yaitu “HUWAIDA HAIBAH AINIYAH”. Yang artinya, Huwaida itu lemah lembut, Haibah itu wibawa dan Ainiyah itu pohon rindang yang bersemi.. Subhanallah.. amat senang mendengarnya, walaupun ini saya rangkai sendiri sih (^_^). Semoga nama hijrah ini dapat menjadi acuan semangat untuk saya dalam mengepakkan sayap-sayap dakwah ini. Aamiin.. Dan dalam waktu seminggu ini saya mengkaji filosofi dari erti-erti nama...
Jika kau melihat pohon, tentu tak akan terpisahkan dengan daun yang menghiasi rerantingannya. Daun memberikan warna hijau cantiknya diantara rapuhnya ranting pada sebuah pohon. Menutupi yang lemah dengan yang indah. Ya, itulah karya Allah sang Maha Pemberi Mahabbah. Dengan adanya daun, tentulah menjadikan pohon lebih indah dan sejuk bagi siapa saja yang memandang. Entah itu bagi mereka yang hanya menatap sepersekian, atau bagi mereka yang duduk bersenderan. Namun ternyata, meski ia (daun) memberikan keindahan. Pada waktunya, daun yang tumbuh di ranting akan berguguran. Cepat ataupun lambat. Tak ada daun yang tak berguguran. Ia akan jatuh, menghilang, dan teruraikan. Namun, tentulah ranting tidak akan khawatir. Karena ia tahu, bahwa daun yang jatuh berguguran suatu saat akan tergantikan. Akan tumbuh (kembali) daun yang akan menutupi kerapuhannya dengan cara yang sama. Memberika...
Ia lembut tapi tidak lemah Mempesona tapi tetap bersahaja Ia mengerti bagaimana menjaga akhlak dan kemuliaannya Itulah yang membuatnya istimewa Barakallahu for Muslimah... Muslimah adalah cahaya, yang akan memberi pelita bagi dunia.... “Pondasi perbaikan bangsa adalah perbaikan keluarga, dan kunci perbaikan keluarga adalah perbaikan kaum wanitanya. KARENA WANITA ADALAH GURU DUNIA… Dialah yang menggoyang ayunan dengan tangan kanannya dan mengguncang dunia dengan tangan kirinya” [Hasan Al Banna]
Komentar
Posting Komentar